
Penyuluh, Garda Depan Pertanian!
Bergas - Penyuluh pertanian sebagai garda depan juga ujung tombak pemerintah khususnya Kementarian Pertanian merupakan niscaya. Dalam upaya mewujudkannya, DPW PERHIPTANI Jawa Tengah bekerjasama dengan BSIP Jawa Tengah menyelenggarakan bimbingan teknis (Bimtek). Bimtek yang berlangsung di Gedung Serbaguna BPSIP Jateng ini, bertema "Peran Penyuluh Pertanian Dalam Penerapan Modernisasi Pertanian Untuk Mendukung Indonesia Menuju Swasembada Pangan 2027 dan Sosialisasi Layanan Konsultasi Padi (LKP) versi 2.0" (03/12/24).
Tujuh puluh orang lebih peserta yang hadir, merupakan perwakilan PERHIPTANI dari seluruh Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Materi tentang mekanisasi menjabarkan tentang alat mesin pertanian dan perannya yang disampaikan langsung oleh Kepala Balai Besar Pengujian Standar Instrumen (BPSI) Mekanisasi Pertanian setelah acara dibuka oleh Kepala BSIP Jateng. Materi selanjutnya mengenai Penyewaan Jasa Alsintan yang membantu Petani sejak pra panen hingga pasca panen yang disampaikan oleh pengelola UPJA (Unit Pengelola Jasa Alsintan) Tahu Jawa yang berdomisili di Kabupaten Klaten. Setelahnya, giliran pembahasan tentang Aplikasi Padi yaitu LKP (Layanan Konsultasi Padi) versi 2.0.
Peran Penyuluh pertanian menjadi penghubung antara inovasi teknologi dengan petani. Melalui bimbingan teknis ini diharapkan penyuluh membantu petani untuk semakin meningkatkan hasil panen produksi dan menjaga ketahanan pangan. Secara keseluruhan, penyuluh adalah agen perubahan yang mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan, peningkatan pendapatan petani, dan pencapaian target ketahanan pangan nasional.